14 Jul 2012

Uang Dalam Kegiatan Ekonomi

uang
Dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidup manusia yang beraneka ragam, interaksi diantara manusia memunculkan berbagai kegiatan ekonomi. Kegiatan pertukaran barang sebelum ditemukan uang dilakukan dengan cara barter, cara ini lebih kompleks dan kurang efisien karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan nilai. Apalagi ketika kegiatan ekonomi semakin berkembang, sehingga dibutuhkan benda yang bernilai, praktis dan diterima secara umum sebagai alat tukar.

Ilmu ekonomi modern mendefinisikan uang sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang. Sedangkan dunia Islam mengenalnya sebagai alat pertukaran dan pengukur nilai tersebut berupa emas dan perak sebagai dinar dan dirham.

Persamaan fungsi uang dalam sistem Ekonomi Syariah dan Konvensional adalah uang sebagai alat tukar (medium of exchange) dan satuan nilai (unit of account). Sedangkan perbedaannya adalah ekonomi konvensional menambah  satu fungsi lagi yakni sebagai penyimpan nilai (store of value). Sehingga berkembang menjadi motif money demand for speculation, yang mengubah fungsi uang sebagai salah satu komoditi perdagangan.

Resiko menjadikan uang sebagai komoditas adalah jika banyak uang yang diperdagangkan, maka tinggal sedikit uang yang benar-benar berfungsi sebagai uang. Dampak berubahnya fungsi uang dari sebagai alat tukar dan satuan nilai mejadi komoditi dapat dirasakan saat ini, yang dikenal dengan teori “Bubble Gum Economic”.

Bubble Gum Economic mendeskripsikan perekonomian yang secara lahir tampak besar, tetapi ternyata tidak berisi apa-apa kecuali udara. Suatu ekonomi yang besar dalam perhitungan kuantitas moneternya, namun tak diimbangi oleh sektor riel, bahkan sektor riel tersebut amat jauh ketinggalan perkembangannya. Fenomena ketidakseimbangan itu dipicu oleh maraknya bisnis spekulasi, terutama di dunia pasar modal, pasar valuta asing dan properti.

Sekedar ilustrasi sebelum krisis moneter Asia, dalam satu hari, dana yang gentayangan dalam transaksi maya di pasar modal dan pasar uang dunia, diperkirakan rata-rata beredar sekitar 2-3 triliun dolar AS atau dalam satu tahun sekitar 700 triliun dolar AS.  Padahal arus perdagangan barang secara international dalam satu tahunnya hanya berkisar 7 triliun dolar AS. Jadi, arus uang 100 kali lebih cepat dibandingkan dengan arus barang (Didin S Damanhuri, Problem Utang dalam Hegemoni Ekonomi).

Ibnu Tamiyah yang lahir di zaman pemerintahan Bani Mamluk tahun 1263, dalam kitabnya “Majmul Fatwa” Syaikhul Islam menyampaikan lima butir peringatan penting mengenai uang sebagai komoditi, yakni:
  1. Perdagangan uang akan memicu inflasi
  2. Hilangnya kepercayaan orang terhadap stabilitas nilai mata uang akan mengurungkan niat orang untuk melakukan kontrak jangka panjang, dan menzalimi golongan masyarakat yang berpenghasilan tetap seperti pegawai/ karyawan
  3. Perdagangan dalam negeri akan menurun karena kekhawatiran stabilitas nilai uang
  4. Perdagangan internasional akan menurun
  5. Logam berharga (emas & perak) yang sebelumnya menjadi nilai intrinstik mata uang akan mengalir keluar negeri.
Di zaman Nabi Muhammad jarang sekali terjadi resesi demikian pula pada zaman khalifah yang empat. Pernah sekali Nabi mengalami defisit, yaitu sebelum Perang Hunain, namun segera dilunasi setelah perang. Di zaman Umar bin Khattab dan Utsman, bahkan APBN mengalami surplus. Pernah dalam zaman pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz, tak dijumpai lagi satu orang miskinpun. Perekonomian yang mengaitkan sektor moneter langsung dengan sektor riil akan membuat kurs mata uang stabil. Hasilnya adalah pertumbuhan sekaligus stabilitas.

Sumber:
Agustianto, Sekjen DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia
www.pesantrenvirtual.com
www.dinarislam.com 



Terima kasih telah membaca dan berbagi hikmah melalui artikel Uang Dalam Kegiatan Ekonomi

2 komentar

info komputer 25 Juli 2012 22.56

maf sob saya bru bisa mampir sekarang, sob ini blog pake domain bayar ya?

Darma Wajah 27 Juli 2012 12.59

@info komputer saya terima kunjungannya. hanya domainnya saja yang diubah dengan ngerogoh 90rb setahun

Poskan Komentar

Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Tulis komentar dan saran dengan bijak, bersama kita menebar manfaat dan kebaikan.